Contoh Cerita Fiksi Tentang Persahabatan Penuh Inspirasi

Seperti dalam artikel kumpulan cerita pendek yang sudah pernah kami publish sebelumnya, cerita fiksi tentang persahabatan kali ini juga merupakan hasil karya dari admin Lastafella sendiri, yang mana inspirasi dari cerita ini murni dari imajinasi penulis

Cerita dalam tulisan ini kami buat seadanya, mengingat latar belakang admin yang bukanlah seorang penulis cerpen ataupun karya fiksi lainnya.

Selamat menikmati dan mohon kritik, saran ataupun masukan terkait kekurangan dari contoh cerita persahabatan yang sudah kami buat ini

Cerita Tentang Persahabatan Penuh Inspirasi

cerita inspirasi

Surya dan Wiko adalah dua sahabat yang sedari kecil memang dikenal sangat dekat. Mereka tumbuh dan besar di lingkungan yang sama yang mana keduanya dari keluarga yang biasa saja, dalam artian tidak kaya tapi berkecukupan

Meskipun Surya memiliki karakter sedikit pendiam, dengan adanya Wiko yang terkesan nyantai dan humoris, menjadikan hubungan pertemanan mereka saling melengkapi satu sama lain.

Minggu ini adalah hari dimana kebersamaan mereka untuk sementara waktu harus terpisahkan oleh jarak

Surya harus ke Australia untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang S1. Sementara Wiko sendiri masih ragu untuk memutuskan apakah akan kuliah atau bekerja

Singkat cerita, mereka bertemu janji untuk mengobrol di salah satu cafe untuk terakhir kalinya sebelum surya terbang ke negeri kanguru

“Bagaimana persiapannya, apakah sudah beres semua?” Ucap Wiko membuka percakapan

“Sudah, kamu sendiri gimana? Apa sudah ada pilihan untuk memutuskan mau kemana?” Jawab Surya balik bertanya

“Entahlah, Ortu pengennya aku lanjut kuliah seperti kamu, tapi you tau sendiri lah, aku bukan tipe seperti kamu yang betah dengan semua kesibukan yang menyangkut pelajaran, tugas, bla..bla..bla..”

“Trus ospi lain yang sesuai dengan keinginan kamu?” Tanya Surya lagi

“Mungkin aku akan ikut paman dari ibuku untuk bekerja” Jawab Wiko

Obrolan mereka terus berlanjut dari A sampai Z mulai dari tentang masa depan, bagaimana membangun komunikasi ketika mereka tidak bersama lagi, sampai ke masalah pacar dan colon istri yang membuat Surya tertawa terpingkal-pingkal

Waktu terus berlalu, Wiko melirik ke arah jam yang sudah menunjukkan 23:43

“Kamu nggak istirahat Sur?” “Kamu nggak pengen kan masa depan kamu berantakan gara-gara ketinggalan pesawat?” Wiko mengingatkan

“Hmmm..” Sepertinya kita harus pulang” jawab Surya. Merekan pun bangkit dari duduknya untuk pulang

Singkat cerita 11 tahun sudah berlalu sejak janji temu mereka di cafe

Surya sukses meraih gelar S2 Manajemen dengan IPK terbaik. Sekarang ia sudah menjadi pimpinan perusahaan properti di Jakarta dan memiliki istri yang cantik bernama Ratna, anak dari pemilik perusahaan tersebut

Setelah 2 tahun memimpin perusahaan tersebut dengan berbagai prestasi yang dicapainya, surya merasa perlu untuk mengembangkan perusahaan tersebut dengan mendirikan cabang di daerah lain

Keinginannya tesebut mendapat angin segar setelah mendapat restu dari ayah istrinya (mertua)

Secara kebetulan, Surya mendapat informasi dari teman istrinya kalau ada sebuah perusahaan kecil yang juga begerak di bidang properti di daerah Batam yang akan dijual karena terancam gulung tikar.

Surya dan istrinya terbang ke Batam untuk meninjau sendiri perusahaan tersebut sembari berlibur dalam rangka memperingati hari pernikahan mereka yang ke-tiga

Pendek cerita surya akhirnya berkesempatan untuk mengunjungi perusahaan tersebut.

Sayang…. Tidak banyak yang bisa dibicarakan karena kebetulan pimpinan perusahaan sedang keluar kota.

Meskipun begitu, dari perbincangan singkat dengan staf perusahaan, Surya mendapat sedikit gambaran terkait perusahaan tersebut.

Ia tertarik untuk mengakuisisi perusahaan tersebut dan ia pun menitipkan nomor kontak sebelum kembali ke Jakarta

Satu bulan berlalu sejak ia ke Batam, Surya menerima panggilan melalui nomor ponsel pribadinya dari sebuah nomor yang tidak dikenal

“OK…. Esok lusa saya akan berangkat ke Batam, semoga ada titik temu yang baik dari perbincangan kita nanti” Ucap Surya menutup pembicaraan

“Ada apa mas?” Tanya Ratna

“Manajer perusahaan di Batam yang kita datangi kemarin ingin bertemu untuk membicarakan terkait masa depan perusahaan tersebut” Jawab Surya

Singkat cerita Surya kembali ke Batam namun kali ini tanpa istrinya.

Sesampai di Batam, ia langsung menuju sebuah restoran ternama, tempat yang telah disepakati untuk bertemu dan membicarakan penjualan perusahaan

Ia duduk sedikit agak jauh dari pintu utama restoran dan mengamati orang-orang sekitar sembari menikmati minuman dingin

20 Menit berlalu, belum juga ada satu orangpun yang masuk ke ruangan tersebut, akhirnya surya memilih keluar untuk mencari udara segar

Tak lama kemudian, dari jarak yang tidak terlalu jauh, ia melihat seseorang yang sepertinya tidak asing baginya. Namun Surya masih ragu siapa orang tersebut

Ia terus memperhatikan orang tersebut yang sedang berbicara dengan salah satu karyawan restoran

Ketika laki-laki tadi menoleh, Surya dapat lebih jelas melihat wajah laki-laki tersebut dan keduanya saling pandang seperti saling mengenal satu sama lain

Beberapa menit kemudian, keduanya menunjukkan ekspresi seperti tak percaya

“Surya..?”, “Wiko…?” keduanya bertegur sapa penuh rasa bahagia setelah 11 tahun tak berjumpa

“Hei, bagaimana kabarmu sobat?” “aku sudah lupa, sudah berapa tahun kita tak bertemu, tapi tidak ada satupun yang berubah dari kamu, kecuali satu hal. Kamu terlihat sangat berwibawa dengan tampilan seperti ini” ucap Wiko penuh keakraban

Apa kamu tinggal di sekitar sini?”, Balas Surya dengan wajah sumringah sambil melangkah kecil mengajak Wiko untuk duduk disalah satu meja di restoran tersebut

“Ayo ceritakan padaku, kemana saja dan apa yang kau lakukan selama 11 tahun ini?, mana istrimu? dan kenapa kau bisa di kota ini?” Surya bertanya penuh penasaran ingin tahu segalanya tentang Wiko sahabat terbaiknya

Wiko pun mulai berceita dengan gaya yang tidak pernah berubah, santai dan sedikit canda

Dari obrolan tersebut, keduanya tampak sangat akrab. Meskipun sudah 11 tahun tak berjumpa, tidak ada yang banyak berubah dari hubungan pertemanan mereka

Gelak tawa dari candaan lucu yang berasal dari kata kata spontanitas Wiko membuat Surya lupa bahwa ia sedang menunggu seseorang yang berjanji temu dengannya

“Bagaimana dengan kisahmu sobat? Kau terlihat sangat gagah, pasti istrimu cantik.” Ucap Wiko.

“Jika dilihat dari penampilanmu, tampaknya kau sudah sukses, jadi aku sangat yakin kalau jamuan kita ini pasti kamu yang bayar kan?” Tanya Wiko dengan canda yang membuat keduanya kembali tertawa penuh keakraban

“Hm..Tenang..tenang, jamuan ini aku yang bayar.” jawab Surya singkat dan mulai bercerita bagaimana perjalanan hidupnya

“Seperti yang kamu tahu, aku melanjutkan kuliah di Australia. Berkat kerja kerasku, aku berhasil menjadi kepercayaan pimpinan perusahaan di perusahaan tempatku bekerja”

“Keberuntunganku berlanjut setelah aku dikenalkan oleh pemilik perusahaan dengan anak peremupan semata wayangnya.”

“Singkat cerita kami saling mencintai dan akhirnya kami menikah”

Setahun berikutnya aku diberikan kepercayaan untuk melanjutkan perusahaan tersebut sebagai pimpinan perusahaan menggantikan posisi mertuaku dengan alasan usia”

“Yach, itulah kisahku yang cenderung datar tanpa tantangan.” Bagaimana denganmu? Surya balik bertanya

Tinggalkan komentar